Pilih-Pilih Kelapa Muda

kelapaKali ini mau ngomongin tentang kelapa muda. Berhubung cuaca bandung akhir-akhir ini panas banget di siang hari, solusi yang paling bener adalah nyari tukang es kelapa muda. Biasanya ada juga orang yang beli es kelapanya bukan dalem gelas, tapi beli kelapa utuh. Mirip-mirip santai di pantai begitu ceritanya.

Cuma sebelumnya saya mau nyeritain pertama kali saya beli kelapa utuh. Walaupun cerita ini gak penting bagi para pembaca, tapi ini penting bagi saya. Karena ini adalah PERTAMAKALINYA saya beli kelapa di siang bolong yang panas.

Jadi pas masih SD, bermula saat jalan-jalan sama bapak dan mamang ke daerah Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Cuma jalannya lewat Serpong di siang bolong panas-panasan naik motor. Tenggorokan ceritanya butuh di kasih air, maka mampirlah ke tukang kelapa di pinggir jalan. Setelah mesen kelapa utuh, mamang saya bingung karena daging kelapa (warna putih) gak ada di dalem kelapanya. Kelapa cuma isinya air doang. Yah langsung tersenyum kecut deh.

Inti cerita singkat diatas mengandung permasalahan utama dong. Yaitu kelapa gak ada dagingnya. Padahal ekspektasi awal bisa seruput air kelapa sekaligus makan daging kelapanya. Tapi kan gak mungkin juga sebelum beli kelapa kita buka kelapanya satu per satu untuk mengecek apakah ada dagingnya atau tidak.

Selidik-boleh selidik, jawabannya saya temukan bertahun-tahun kemudian saat saya sudah lulus sidang Tugas Akhir kuliah, yaitu tadi siang (3/11/2014). Bukan berarti pula judul Tugas Akhir saya adalah CARA MEMILIH KELAPA. Tapi jawaban ini saya dapatkan saat saya praktikum langsung ke tukang kelapanya.

Kelapa itu ada dua jenis, yaitu kelapa tua dan kelapa muda. Kelapa tua biasanya berwarna coklat/dominan coklat. Kegunaannya biasa digunakan untuk dibikin santen oleh ibu-ibu yang suka masak. Daging kelapanya keras makanya ibu-ibu suka pakai parutan kelapa untuk menggerus daging kelapanya. Air kelapanya juga tidak sesegar air kelapa muda. Maklum sudah tua. Jadi sekarang kita jangan bicarakan yang tua-tua.

Kelapa muda di golongkan lagi menjadi dua, yaitu kelapa muda dan kelapa terlampau muda (red. katakanlah kelapa anak-anak). Kelapa muda jika dilihat dari luar berwarna hijau-baret-coklat. Jadi warnanya bukan mulus-murni-hijau seperti kelapa anak-anak. Baret-coklat pada kelapa muda menandakan bahwa dia sudah cukup mengalami pematangan di atas pohon. Kelapa muda memiliki postur yang lebih besar ketimbang kelapa tua dan kelapa anak-anak. Air dan dagingnya pun banyak. Inilah alasan mengapa orang suka menjual kelapa muda.

Cara mengetahui kelapa muda mengandung daging atau tidak cukup mudah. Saya akan jelaskan per-poin langkah-langkahnya :

  1. Lihat ciri fisik kelapa dan pastikan bahwa itu adalah kelapa muda
  2. Tepak-tepak kelapa tersebut
  3. Jika ada getaran di dalamnya, maka kelapa tersebut mengandung daging yang seperti lendir (dagingnya masih tipis dan mudah untuk dimakan pakai sendok)
  4. Jika getaran di dalamnya tidak terlalu terasa, maka kelapa tersebut memiliki daging yang sudah agak tebal dan keras (butuh tenaga sedikit untuk menyendok dagingnya)

Mudah kan mengenali kelapa muda yang ada dagingnya atau tidak. Jadi gak perlu cek dibuka satu-satu untuk memastikan bahwa kelapa ada dagingnya. Selamat minum es kelapa !

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top