Belajar Juniper 1 : Menggunakan Olive

Malam ini teringat salah satu Network Element (NE) yang penting dalam merutekan aliran paket data pada jaringan LTE. NE ini dinamai Juniper. Jadi kali ini mau ngebahas tentang Juniper dan cara membangun laboratorium jaringan sederhana menggunakan Juniper. Karena sebelum masuk ke tahap pembelajaran yang rumit seputar konfigurasi Juniper pada real network, kita mulai dulu dari laboratorium sederhana untuk perkenalan dengan Juniper. Jadi pertanyaannya, apa sih Juniper itu?

Dalam sebuah jaringan komputer/telekomunikasi, ada sebuah perangkat yang memiliki tugas untuk merutekan paket data agar sampai pada tujuan. Perangkat yang merutekan ini dikenal sebagai Router.

Mungkin sebagian orang atau khususnya para Network Engineer sudah tidak asing lagi dengan berbagai macam merk router seperti Cisco dan MikroTik. Dan Juniper adalah salah satu merk router yang juga marak digunakan berbagai perusahaan atau instansi dalam membangun jaringannya.

Harga Juniper pun gak kalah mahal dengan merk lainnya. Dan buat mereka yang berkantong pas-pasan namun suka ngoprek, tentu harga menjadi sebuah pertimbangan yang amat besar untuk membeli, bahkan, sebuah router Juniper.

Tapi gak usah khawatir, ada cara yang mudah dan hemat jika hanya untuk menikmati keasyikan ngoprek eksplorasi fungsi router Juniper. Kita hanya butuh laptop dan tools seperti VMWare (aplikasi virtual machine OS), Named Pipe TCP Proxy, Putty, serta Olive (sistem operasi Juniper berbasiskan FreeBSD yang bisa dioperasikan di perangkat selain Juniper, cont : leptop).

Langkah-langkahnya :

1. Buka VMWare dan klik Open a Virtual Machine

1 buka vmwareGambar 1. Tampilan VMWare

2. Buka file Olive yang sudah didapat sebelumnya

2 pilih oliveGambar 2. Pilih Olive yang sudah disiapkan sebelumnya

3. Setting pengaturan lalu klik Ok dan Power On this virtual machine

3 atur seperti gambarGambar 3. Setting virtual LAN dan serial port

4. Buka Program Named Pipe TCP Proxy

4 pipeGambar 4. Named Pipe TCP Proxy

5. Isikan Pipe Name dan Port seperti di Gambar 5 dengan cara klik Edit > New

5 pipe addGambar 5. Isi Pipe name dan port

6. Telnet VMWare dengan tools Putty ke alamat localhost 127.0.0.1 dengan port 197

6 telnet dengan puttyGambar 6. Telnet VMWare dengan Putty

7. Telnet berhasil dan masuk ke tampilan login JunOS (sistem operasi Juniper)

7 masuk putty amnesiacGambar 7. Amnesiac : tanda bahwa sudah masuk ke JunOS dan siap Login

8. Isikan (biasanya) username root dan password root123 untuk masuk ke FreeBSD Mode

8 junos berhasil masukGambar 8. Masuk ke FreeBSD Mode

Sampai sini, ada yang perlu kita ketahui terlebih dahulu. JunOS memiliki tiga mode :

  1. FreeBSD Mode (%), ini berarti hanya bisa diakses oleh root user dan tidak bisa melakukan konfigurasi apapun pada mode ini.
  2. Operational Mode (>), untuk mencapai mode ini, pada saat kita berada di FreeBSD Mode tinggal ketik cli lalu tekan enter. Operational Mode hanya bisa digunakan untuk monitoring traffic maupun monitoring active configuration. Perubahan konfigurasi router tidak dapat dilakukan pada mode ini.
  3. Configuration Mode (#), pada mode ini bisa dilakukan konfigurasi pada router.

Setelah itu semua, sekarang kita bisa menentukan jumlah Logical Router yang akan dipakai serta mengkonfigurasinya. Jadi dengan Olive ini, kita mampu membuat sebuah simulasi jaringan virtual dengan router logical. Yang saya tau, 1 Olive bisa membentuk 8 Logical Router. Jadi, kita seakan-akan memiliki 8 buah router Juniper yang siap dikonfigurasi !

*Dengar kabar bahwa Olive dapat digunakan pula menggunakan GNS3   (tools emulator jaringan komputer). Namun saya pernah mencobanya   tetapi mengalami kegagalan. Belum saya eksplore lebih dalam.      Semoga di kesempatan selanjutnya bisa kita bahas bersama.

Selamat ngoprek. Semoga bermanfaat 🙂

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top