Belajar Juniper 2 : Membangun Koneksi Antara Dua Juniper

Setelah mencoba untuk membuat simulator Juniper sederhana di leptop (lihat Belajar Juniper 1), ada beberapa ketentuan tambahan dalam melakukan konfigurasi router Juniper pada Olive di VMWare.

Pertama, pada logical-router setiap interface dinamakan dengan emx (x=angka), bukan dengan nama interfacenya seperti fe 0/0/1. Kedua, setiap selesai melakukan konfigurasi diharuskan mengetik command commit agar konfigurasi yang telah diketik menjadi aktif. Ketiga, setiap interface harus mengkonfigurasi vlan-id agar antar logical-router bisa saling terhubung. Saya masih belum bisa mendapat jawaban pasti mengapa harus menggunakan vlan-id. Namun perkiraan saya hal ini dikarenakan pada instalasi VMWare sebagai penampung virtual Operating System Olive, terbentuk pula virtual Network Adapter yang awal mula disetting sebaganyak lima Network Adapter. Dikarenakan banyaknya Network Adapter yang terbentuk, agar tidak tertukar maka dibuatlah kanal-kanal khusus dengan vlan. Pendapat saya ini bisa dikoreksi jika salah.

Dari pada mengawang, lebih baik kita coba untuk membuat dua buah logical-router yang terhubung dan bisa saling ping antar interface. Jadi dimisalkan ada dua router di Bogor dan Depok. Kemudian keduanya terhubung dengan kabel dan memiliki dasar konfigurasi seperti dibawah ini :

  • IP address interface em0 Router Bogor adalah 12.12.12.1/30, IP Loopbacknya 1.1.1.1/32, vlan-id 12
  • IP address interface em1 Router Depok adalah 12.12.12.2/30, IP Loopbacknya 2.2.2.2/32, vlan-id 12
  • Tidak diperlukan routing protocol karena jalur antar router dibuat directly connected

 gambar 1

Gambar 1. Bentuk topologi

Setelah masuk pada configuration mode, awal mula create logical-router Bogor dengan command :

[edit]
root# set logical-routers Bogor
root# commit
commit complete

gambar 2

Gambar 2. Set logical-router Bogor

Kemudian pada hirarki yang sama, create logical-router Depok dengan command :

[edit]
root# set logical-routers Depok
root# commit
commit complete

gambar 3

Gambar 3. Set logical-router Depok

Sekarang masuk ke logical-router bogor dan setting IP address, IP Loopback, dan vlan-id.

[edit]
root# edit logical-routers Bogor
root# set interface em0 unit 0 vlan-id 12 family inet address 12.12.12.1/30
root# set interfaces lo0 family inet address 1.1.1.1/32

Sebelum commit, bisa ketik command show | compare untuk melihat perubahan konfigurasi apa saja yang akan ditambahkan. Jika ada tanda “+” berarti itulah konfigurasi yang akan ditambahkan. Jika ada tanda “-“ berarti konfigurasi itu yang akan dihapus.

[edit logical-routers Bogor]
root# show | compare
[edit logical-routers Bogor]
+  interfaces {
+      em0 {
+          unit 0 {
+              vlan-id 12;
+              family inet {
+                  address 12.12.12.1/30;
+              }
+          }
+      }
+      lo0 {
+          unit 0 {
+              family inet {
+                  address 1.1.1.1/32;
+              }
+          }
+      }
+  }

Kemudian lakukan commit untuk mengaktifkan kandidat konfigurasi pada logical-router Bogor.

[edit logical-routers Bogor]
root# commit
commit complete

Sekarang bisa di cek dengan command show pada hirarki [edit logical-routers Bogor] atau dengan command show logical-routers Bogor pada hirarki [edit] di mode configuration.

Maka hasilnya akan seperti ini :

root# show logical-routers Bogor
interfaces {
    em0 {
        unit 0 {
            vlan-id 12;
            family inet {
                address 12.12.12.1/30;
            }
        }
    }
    lo0 {
        unit 0 {
            family inet {
                address 1.1.1.1/32;
            }
        }
    }
}

Terlihat bahwa hirarki konfigurasi seperti saat kita mengetikkan baris kode pada bahasa pemrograman Java. Untuk detilnya, silakan perhatikan hasil konfigurasi tersebut dan dicerna baik-baik. Kita akan menemukanalur logika command yang kita ketikkan di awal mulai dari create interface sampai kepada create vlan-id.

Sekarang kita akan melakukan hal yang sama pada logical-routers Depok. Masuk ke logical-router Depok dan set konfigurasi  interface, IP address, IP Loopback, dan vlan-id.

[edit]
root# edit logical-routers Depok

[edit logical-routers Depok]
root# set interface em1 unit 1 vlan-id 12 family inet address 12.12.12.2/30

[edit logical-routers Depok]
root# set interfaces lo0 family inet address 2.2.2.2/32

[edit logical-routers Depok]
root# commit
commit complete

Kemudian ketik show pada hirarki [edit logical-routers Depok] maka akan terlihat konfigurasi yang telah aktif pada logical-router Depok.

[edit logical-routers Depok]
root# show
interfaces {
    em1 {
        unit 1 {
            vlan-id 12;
            family inet {
                address 12.12.12.2/30;
            }
        }
    }
    lo0 {
        unit 1 {
            family inet {
                address 2.2.2.2/32;
            }
        }
    }
}

Agar bisa saling terhubung, maka harus diaktifkan vlan-tagging. Simplenya, ini menandakan bahwa kanal 12 teraktifkan dan siap digunakan. Aktifkan vlan-tagging pada tiap interface.

[edit]
root# set interfaces em0 vlan-tagging

[edit]
root# set interfaces em1 vlan-tagging

 Tampilkan kandidat konfigurasi dengan show | compare

[edit]
root# show | compare
[edit]
+  interfaces {
+      em0 {
+          vlan-tagging;
+      }
+      em1 {
+          vlan-tagging;
+      }
+  }

Lalu lakukan commit

[edit]
root# commit
commit complete

Sekarang berarti telah terhubung antara logical-router Bogor dan Depok. Mari kita tes ping.

Ping dari logical-router bogor ke interface em1 di depok

[edit]
root# run ping 12.12.12.2 logical-router Bogor

gambar 4

Gambar 4. Ping dari logical-router Bogor ke Depok

Selanjutnya ping dari logical-router depok ke interface em0 di bogor

[edit]
root# run ping 12.12.12.1 logical-router Depok

gambar 5

Gambar 5. Ping dari logical router Depok ke Bogor

Koneksi antara dua logical-router berhasil. Ikuti step-stepnya secara berurutan. semoga berhasil dan bermanfaat 🙂

2 Responses

  1. Boleh menambahkan ya, vlan-tagging digunakan dikarenakan pada interface em0 ataupun em1 menggunakan unit selain unit 0. Vlan-tagging digunakan apabila dalam satu interfaces terdapat beberapa vlan-id atau unit-id yang digunakan selain unit 0.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top