Langkah-Langkah Resign

Pembahasan mengenai resign (undur diri dari sebuah perusahaan) adalah sesuatu yang menarik. Selain karena hal tersebut terkesan “wow”, resign memang harus dipersiapkan sematang mungkin agar ketenangan hati semakin mantap. Disini saya akan mencoba berbagi tips yang mungkin bermanfaat bagi kamu-kamu yang ingin mencoba resign dari perusahaan kamu sekarang. Tips ini saya dapatkan dari diskusi bersama para senior di kantor saya yang memang sudah memiliki pengalaman resign. Kalau saya? hmmm, jawabannya ada pada tulisan ini yang ditulis pada hari terakhir saya bekerja di perusahaan pertama saya bergabung. Yap, saya baru saja resign !

Capture

Alasan Resign

Semua pasti ada alasan. Begitupun ketika kita akan memutuskan untuk resign pasti kita memiliki alasan kuat tersendiri yang menyertainya. Entah itu karena kurang puas soal gaji, lingkungan kerja yang sudah kurang kondusif untuk pengembangan diri, atasan yang bersikap kurang baik, atau mungkin bisa jadi karena kita akan melanjutkan studi di luar negeri dalam jangka waktu yang lama. Kita harus memiliki alasan yang kuat dan logis untuk memutuskan resign dari perusahaan kita sekarang. Dan menurut saya, yang paling penting niatkan resign ini karena Allah, agar aktifitas yang dilakukan setelahnya mendapat keberkahan dan terhindar dari segala macam tindakan yang menyalahi aturan.

Target Selanjutnya

Alasan yang kuat dan logis telah kita dapatkan, maka selanjutnya kita harus memiliki target yang baru. Apakah kita akan menjadi seorang pedagang atau menjadi karyawan lagi. Jika pilihanya akan menjadi pedagang, maka itu masuk ke BAB yang lain. Namun jika pilihannya akan menjadi karyawan lagi, maka hal yang harus dipastikan adalah kita sudah akan menandatangani kontrak dengan perusahaan selanjutnya. Hal ini demi menjaga keamanan agar kita tidak menganggur setelah resign.

Pengutaraan Maksud

Ketika kita sudah mendapatkan target selanjutnya dan siap untuk penandatanganan kontrak kerja, kita harus utarakan maksud tersebut ke pihak yang berwenang di perusahaan kita sekarang. Hal yang perlu jadi catatan disini adalah, seminimal-minimalnya kita mengutarakan pengunduran diri kita satu bulan sebelum kita benar-benar pergi dari perusahaan kita saat ini. Hal ini lebih kepada etika dalam dunia pekerjaan. Dengan waktu pemberitahuan yang cukup lama, hal tersebut dapat secara tidak langsung membantu perusahaan untuk mendapatkan karyawan lain dan mengupgrade kemampuannya sampai seperti diri kita. Tentunya hal seperti ini akan menjaga nama baik kita sebagai seorang karyawan yang pernah bekerja di perusahaan tersebut. Dan ini akan memudahkan kita dalam mencari pekerjaan berikutnya atau jika mungkin kita akan balik lagi ke perusahaan tersebut. Karena kesuksesan dalam resign itu adalah 1% kerja keras dan 99% nya adalah sikap/attitude.

Pengembalian Barang Pinjaman

Maksud sudah diutarakan, kemudian kita biasanya akan mendapatkan form pengembalian barang yang sudah dipinjamkan oleh perusahaan (kalau ada) seperti laptop, name tag, dll. Barang-barang tersebut pastinya harus dikembalikan agar nama baik kita tetap terjaga. Lagi-lagi berhubungan dengan sikap/attitude.

Pamitan

Hal terakhir ini jangan sampai kita lupakan. Setidaknya kita tidak bisa melupakan begitu saja jasa-jasa partner kerja kita di perusahaan saat ini. Dari serangkaian kesuksesan-kesuksesan yang terjadi pada diri kita, tentunya ada andil dari partner kerja kita, sekecil apapun itu. Pamitan pada konteks ini bisa berupa ucapan terima kasih atau jabat tangan yang hangat. Atau mungkin bisa juga berupa berkirim email izin pamitan. Karena kita tidak akan pernah tau, mungkin saja kita akan menjadi partner kerja rekan-rekan kita tersebut di perusahaan yang berbeda. Atau bisa jadi kita akan kembali lagi ke perusahaan kita saat ini setelah melewati waktu beberapa tahun mendatang. Intinya silaturahim harus tetap terjaga baik.

Mungkin itu langkah-langkah resign yang bisa saya share. Semoga bermanfaat dan semoga pengalaman resign kalian akan menyenangkan.

Kalau mau contoh email pamitan resign, bisa lihat di bawah ini :

Subject : Permission to Resign

Hello All,
Since joining the company on February 2015, I have met and gained a lot of valuable experience. Met with a great senior engineer, bosses were good, and the companies that provide a lot of training to improve the skills of its employees.
But in every meeting, there was also a farewell. This time, after got Shift 3 monitoring Core alarms, I resigned to look for a new challenge and practice the skills that learned from all of you. Thank you very much for anything we have done together.
I assume all of you are the mentor for me, so I apologize if any of my attitude were less pleasing either intentionally or unintentionally. I hope we can meet again in a good chance.

Regards,
Your Partner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top